7/05/2008
Apa Kabarmu Disana?
Apa kabar dunia di sana?
Baik-baik saja kah?
Pastinya begitu
(Meskipun disini hatiku sakit karenamu..)
Tanpaku, kamu masih bisa bersenang-senang kan...?
Tanpaku, kamu merasa lebih baik khan...?
Tanpaku, kamu 'feel free' tuk mencari yang lebih baik khan...?
Semoga.. kamu temukan yang 'perfect' dimatamu...
Bagaimana denganku..?
Akh, ku yakin, kamu tak ingin tahu tentangku
Yah, anggaplah aku baik-baik saja disini
Toh, kamu pun tak kan peduli apa yang terjadi dengan ku
Bukankah begitu..??
Halo...
Apakah kamu yang disana mendengar jerit hati ini?
Semoga tidak...
Lagipula, aku tak ingin kamu tahu aku terpuruk
Dus, ku tak rela kau tertawa melihat kejatuhanku...
Aku tak sendirian disini...
Banyak teman...
Banyak kawan...
Banyak hal yang lebih penting untuk ku fikirkan...
Kamu..?
Kamu dulu memang penting buatku...
Tapi itu dulu, sebelum kamu membuangku
Ha..ha... ku bisa tertawa seperti ini
Juga karena ulahmu...
"Smiling face, stressed inside"
Ya Allah...
Maafkan aku yang pernah berburuk sangka terhadap takdirMu...
Kini ku mohon...
Berilah aku lebih banyak lagi pekerjaan
Berilah aku lebih banyak lagi stress & tekanan kerja
Agar aku bisa melupakannya
Agar aku bisa melupakan kepedihanku...
Ya Allah...
Ya Rahman...
Ya Rahim....
Kebayoran Lama, 25 Juni 2008
20.00 WIB
6/25/2008
Angin Malam, Sahabatku...
Bingung, linglung, tak jelas pula apa yang kufikirkan
Yang ada hanyalah kehampaan
Feeling sad
Feeling lonely
Feeling guilty
Apa yang diinginkan hatiku pun
Ku tak mampu memahami
Akh...bagaimana ini
Memahami diri sendiri saja ku tak sanggup lagi...
Kebayoran Lama, 22 Juni 2008
20.25 WIB
NB:
Thanks to Danang, yg udah rela
meminjamkan motornya
tuk menemani malam ku yang hampa.
Tenang Bro, motor mu aman di tangan kuwh ;)
Apa Kabarmu Disana?
Apa kabar dunia di sana?
Baik-baik saja kah?
Pastinya begitu
(Meskipun disini hatiku sakit karenamu..)
Tanpaku, kamu masih bisa bersenang-senang kan...?
Tanpaku, kamu merasa lebih baik khan...?
Tanpaku, kamu 'feel free' tuk mencari yang lebih baik khan...?
Semoga.. kamu temukan yang 'perfect' dimatamu...
Bagaimana denganku..?
Akh, ku yakin, kamu tak ingin tahu tentangku
Yah, anggaplah aku baik-baik saja disini
Toh, kamu pun tak kan peduli apa yang terjadi dengan ku
Bukankah begitu..??
Halo...
Apakah kamu yang disana mendengar jerit hati ini?
Semoga tidak...
Lagipula, aku tak ingin kamu tahu aku terpuruk
Dus, ku tak rela kau tertawa melihat kejatuhanku...
Aku tak sendirian disini...
Banyak teman...
Banyak kawan...
Banyak hal yang lebih penting untuk ku fikirkan...
Kamu..?
Kamu dulu memang penting buatku...
Tapi itu dulu, sebelum kamu membuangku
Ha..ha... ku bisa tertawa seperti ini
Juga karena ulahmu...
"Smiling face, stressed inside"
Ya Allah...
Maafkan aku yang pernah berburuk sangka terhadap takdirMu...
Kini ku mohon...
Berilah aku lebih banyak lagi pekerjaan
Berilah aku lebih banyak lagi stress & tekanan kerja
Agar aku bisa melupakannya
Agar aku bisa melupakan kepedihanku...
Ya Allah...
Ya Rahman...
Ya Rahim....
Kebayoran Lama, 25 Juni 2008
20.00 WIB
6/13/2008
don't know how to face this crazy world
not too sure how it feels
to handle everyday
AND I MISS U LOVE...."
By: SIlverchair
Ku bisa tersenyum pada dunia
Ku bisa tampak bahagia
Ku beri apa yang mereka minta
Ku bisa bahagiakan mereka
Tapi, apa untungnya buatku?
Toh itu semua semu
Palsu
Ya, itu palsu
Yang keluar itu bertentangan 180 derajat dari yang ada di dalam sini
Jauh di lubuk hati ini
Hanya terdapat luka
Luka yang entah kapan dapat tersembuhkan
Jangankan tersenyum
Menatap dunia saja seolah ku tak sanggup
Tuhan, jika ku tampakan bahagia
Itu karna ku tak ingin mereka khawatir
Jika ku tampakan ceria
Itu karna ku tak ingin mereka fikir aku terpuruk karna disakiti
Jika aku tampakan bahwa aku baik-baik saja
Itu karna ku tak mau dia yang menyakitiku bahagia
Karna melihat aku 'jatuh'
Ya Rabb...
Hanya Engkau tempat ku meminta...
Ulurkanlah selalu tangan RahmatMu
Kelilingilah aku dengan para malaikatMu
Berilah aku yang terbaik bagiMu Ya Rabb...
Ya Rahman... Ya Rahim...
Berilah yang terbaik untukku...
Kebayoran Lama, 12 Juni 2008
22.10 WIB
backsound: miss u love - silverchair
Menjadi Istri Tanpa Syarat
Ya Allah, ya Tuhanku....
Cintaku, mutiara hatiku
Aku ingin menikah denganmu
aku ingin jadi istri yang terbaik bagimu
aku ingin membuatkanmu secangkir teh hangat setiap pagi
dan memeluk punggungmu ketika kau lelah
aku tak butuh segala impian materimu, sungguh
aku ingin kita menikah tanpa syarat
cukup karena kita saling mencintai dan berlandas agama
menikah karena ingin beribadah
aku ingin menjadi istri solehah bagimu
kita sholat berjamaah bersama dan mengaji, setelah itu aku
membacakan tilawah untuk kita berdua
aku ingin mengecupmu dikala hujan turun
dan mengusap rambutmu dikala matahari bersinar
aku tau mungkin aku cita-citaku menjadi ibu rumah tangga terlalu
muluk bagimu
mau makan apa kita kalau kau tak kerja?
begitu alasannya
Tapi tahukah kau?
aku hanya ingin menjadi yang terbaik bagimu
tanpa syarat, tanpa ketentuan
akan kucurahkan semuanya
melakukan yang terbaik yang aku bisa
Karena
Aku ingin menjadi istrimu tanpa syarat
6/04/2008
Kebayoran Lama, 4 Juni 2008
Baik yang melalui berbagai media teknologi, maupun yang langsung menyalamiku, memberi pelukan hangat persahabatan, tanda kalian 'care' dan peduli padaku....
Secuil kata "met ultah' yang meluncur dari bibir kalian... meluluhkan kebekuan hatiku...
Disaat jatah usia berkurang,
Ku tak sanggup lagi meminta apapun pada Tuhanku...
Begitu banyak yang t'lah Dia beri padaku
Hingga tak sanggup lagi ku lukiskan anugerahNya...
Ya Rabb...
Terimakasih Engkau telah mengirimkan
Para malaikatMu dalam hidupku...
Jakarta, 4 Juni 2008
Awal Kehidupan Baruku...
5/29/2008
Siapa Yang Memperjuangkan Nasib Wartawan?
Perusahaan punya hak sepihak untuk tidak memperpanjang kontrak.
Alasan rasional yang dikemukakan, 1001 macam tentunya.
Baru saja terjadi di depan mata.
Beberapa rekan senior, tidak diperpanjang kontraknya.
Entahlah....
Aku sendiri tak begitu paham alasan pastinya.
Yang jelas terdengar ramai dibicarakan,
banyak juga yang tak setuju kalau beberapa dari mereka tak diperpanjang..
karena memang beberapa orang dari yang di-kick itu dinilai memiliki kualitas bagus.
Alasannya, katanya kurang mencapai standar.
Dari tiga kali masa penilaian (setiap 4 bulan),
Seharusnya selalu dapat nilai A bulat! kalau mau diangkat jadi karyawan tetap.
Atau paling tidak, dua kali dapat A, satu B.
Akh... adakah manusia se perfect itu, bos...?????
Wartawan..betapa malang nasib mu.. (mengasihani diri sendiri!)
Kita selalu memperjuangkan nasib masyarakat, melalui tulisan2 kita.
Kita bisa dengan mudah mencegat seorang presiden sekalipun,
untuk menanyakan tentang suatu masalah.
Kita bisa bersikap sebagai 'devil advokate'
Ketika kita mereportase sesuatu yang berhubungan dengan rakyat banyak.
Tapi... ironisnya...
Ketika nasib kita sendiri diujung tanduk, siapa yg peduli?
Bahkan setahun mendabdi dengan loyalitas dan totalitas pun,
Nyatanya tak sanggup meruntuhkan momok 'di-kick' seperti itu.
Bukankah suara rakyat itu suara Tuhan?
Kalau suara yang bergaung adalah
Kesepakatan bahwa 'orang itu bagus dan berhak diangkat'
Maka, adilkah mereka diperlakukan seperti itu????
Mungkin bagi pemilik modal, lebih menguntungkan jika
Merekrut karyawan baru saja (untuk di kontrak),
ketimbang mengangkat (jadi karyawan tetap),yang masa kontraknya sudah habis.
Lebih menguntungkan dari sisi keuangan perusahaan.
Karena mengangkat karyawan baru artinya
Memberikan hak penuh kepada si karyawan yang baru diangkat.
Dan itu artinya, pengeluaran akan bertambah.
Tapi secara kualitas, nggak akan sebanding...
yang baru menggantikan yang lama itu khan...
Nggak bosen apa, harus selalu mengajari orang baru???
Lebih ironis lagi...
Sesama wartawan disini pun tak sanggup berbuat apa2.
Apalagi aku yang baru seumur jagung di sini.
Hanya bisa DIAM.
Berfikir 'kapan giliranku?'
Akh..ya...
Aku lupa.. ini jaman kapitalis, khan....
Apapun bisa terjadi...
Nasib pekerja...
Hyah.... berdoa sajalah...
Ya Allah...
Tunjukkanlah KeadilanMu...
Jakarta, 29 Mei 2008
21.00 WIB
5/22/2008
Gadis Kecil di Bus Kota
Rambut kusutnya berantakan
Mata setengah ‘sadar’
Celana krem selutut, kaos merah terang
Tak menjadikan keadaannya tampak lebih ‘layak’
Di dalam bus kota model jepang,
Dari ibukota menuju daerah penyangganya
Beberapa amplop lusuh dalam genggamannya
Satu persatu ia bagikan pada para penumpang bus
Tak ramai saat itu..
Namun cukuplah membuat gadis mungil itu kewalahan
Menjelajahi bus dari depan, hingga ujung belakang
Jalannya sempoyongan
Ditambah lagi laju bus yang tak karuan
Beberapa kali ia nyaris terjatuh karenanya
Namun, berkali-kali itu pula ia mampu bertahan
Miris hatiku mengamati
Si mungil yang tak mampu menyembunyikan kantuknya
Gadis kecil yang seharusnya sudah nyenyak dalam buaian
Justru masih berada di jalan
Mengarungi derasnya kehidupan
Sari, nama gadis mungil itu.
Ia membuat kami terpesona. Aku dan kedua temanku tak habis fikir.
Betapa anak se kecil itu (berusia 4 tahun)
Diatas pukul 10 malam masih mencari nafkah di jalan.
Kantuk yang mendera, tak dihiraukannya. Ku rasa, yang difikirkannya hanya satu: “Tugasku bagi-bagi amplop, sementara kakakku bernyanyi”.
Ya, memang, si mungil tak sendiri.
Eka, sang kakak yang tak kalah imutnya, tak sungkan bernyanyi
Sambil memainkan sendiri gitarnya.
Suaranya boleh juga...
Serak-serak basah, berkarakter, khas Indonesia
Setelah selesai melakukan aksi ‘panggung’ nya,
Si mungil kembali menarik amplop dari para penumpang
Lalu, terjadilah saat itu...
Saat dimana aku diperlihatkan,
Betapa anak kecil, yang ku kira lemah
Ternyata memiliki kekuatan tuk ‘survive’ yang luar biasa
Luar biasa...
Aku dan temanku terkagum dibuatnya
Ketika posisi gadis kecil ini di tengah-tengah bus
Dalam posisi dimana tangannya tak kan mampu
Menggapai sesuatu tuk dijadikan pegangan
Bus berguncang cukup keras
Dan bisa ditebak
Si mungil yang sudah lelah plus ngantuk ini
Semakin sempoyongan saja posisinya
Tapi ditengah guncangan itu
Anak yang terlihat sangat lemah seperti dia
Mampu bertahan
Tanpa berpegang pada apapun
Dia hanya mengandalkan kekuatan kakinya, kurasa...
Beberapa kali terguncang
Miring kanan miring kiri
Nyaris jatuh ke depan & ke belakang
Tapi nyatanya
Dengan sedikit gurat senyum di wajah lugunya
Ia mampu bertahan...
Hingga sang kakak ‘menyelamatkannya’
Dan menariknya ke tepi dekat bangku penumpang
Aku dan temanku terkagum-kagum menyaksikan adegan itu
Sang kondektur bus ikut nimrung
“Yah, namanya juga udah terbiasa dari kecil turun-naik bis”, ujarnya
“Rumahnya dimana, dik?” ujarku
“Di Perumpung,” ujar Eka, sang kakak.
Reflek, ku tak kuasa menahan diri
Tuk membelai lembut kepala mungil itu
Belaian.... Yah... belaian...
Mungkin mereka jarang sekali ya, merasakan belaian di kepalanya...
Sementara kepala mereka selalu di jejali
Pemikiran tuk bertahan hidup di dunia yang keras.... dan tak ramah
Bergelenglah kepalaku...
Tak habis pikir...
Betapa kejamnya dunia ini
Hingga membuat anak-anak ini
Berjuang mengarungi hidup yang begini keras...
Sekitar pukul 22 lewat saat itu...
Di pinggiran Uki...
Bisa disaksikan dengan mata-kepala sendiri
Betapa banyak anak seusia mereka
Masih berada di jalan
Dengan peralatan ‘tempur’ nya
Gitar dan alat musik lainnya...
Sejurus kemudian,
Pemikiran apatis ku mencuat ke permukaan
Ah...Indonesiaku...
Beginilah cerminan bangsaku....
Bekasi, 22 mei 2008
00.50 WIB
-Elfira Rosa J-
5/15/2008
Memberi & Menerima
Salah seorang sahabat menyematkan quote itu di FS nya.
Mengingatkan ku akan "pentingnya ikhlas" dalam melakukan segala sesuatu.
Bunda ku pun sring mengingatkan:
"Secuil saja rasa sombong& riya muncul dalam hati,
Hancurlah semua nilai ibadah yang telah kita lakukan"
Yah... ikhlas... sulit..memang sangat2 sulit...
Tapi Allah Maha Adil, khan..?
Ganjaran atas keikhlasan pun sangat2 besar..
Matematika & logika manusia pun tak sanggup mengukurnya
Memberi & menerima
Selalu bersinergi...
Berjalan beriringan, layaknya pasangan kekasih yang saling mencintai
Tak terpisahkan ruang & waktu
Ketika kita memberi... (memberi apapun itu)
Maka sebagai gantinya kita akan menerima
Memberi,
Cinta, persahabatan, kasih sayang, perhatian, sgala kebaikan..
Kan terasa jauh lebih indah
Tatkala kita memberi, tanpa mengharapkan 'menerima'
Apa yang sudah kita berikan pada orang lain, hari ini...?
Bekasi, 15 Mei 2008
08.30 WIB
Pengantin Kubur
Kita semua adalah calon Pengantin Kubur
malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Hari itu mempelai sangat dimanjakan
Mandipun harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka
Tak Ada sedikitpun rasa malu
Seluruh badan digosok dibersihkan
Setelah dimandikan
Dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Jarang orang memakainya
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita
Bagian kepala,badan dan kaki diikatkan
Keranda pelaminan langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian
Mempelai di arak
Menuju istana keabadian
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin
Berwalikan liang lahat
Saksinya nisan-nisan yg tlah tiba dahulu
Siraman air mawar pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya tiba masa pengantin
Menunggu dan ditinggal sendiri
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama dg KEKASIH
Dia kan menetapkanmu utk nikmatNya atau siksaNya
Tentunya Kita berharap nikmatNya
5/09/2008
ada yang datang, ada yang hilang
kita nggak bisa dapat semua yg kita mau
ketika kita menginginkan 2 hal secara bersamaan,
kita hanya akan mendapat salah satunya.
atau,
ketika kita mendapatkan sesuatu yang sangat kita inginkan,
sebagai 'tumbal' nya, sesuatu yang lain yang sudah kita miliki,
akan pergi dari kita.
begitukah selalu?
tak bisa kah kita mendapat apa yg belum kita dapat
dan tetap mempertahankan apa yang sudah kita miliki?
tak bisakah kita memiliki keduanya secara bersamaan?
Ya Rabb.. berilah kebahagiaan secara utuh...
Jangan Kau buat aku bahagia di satu sisi,
sementara Kau buat ku menderita karena ku kehilangan
apa yang telah ku miliki sebelumnya...
4/30/2008
Hujan...
Tak sekelabu mendung hatiku
Hujan di sini...
Tak sebesar hujan di hatiku
Angin kencang yang bertiup disini..
Pun tetap tak sanggup mengusir gundah kalbu ini
Basah,
namun tak mampu luluhkan luka
Hujan, mengapa tak kau bawa semua kepedihan ini
Bawalah pergi bersama angin yang menyertaimu....
Perih...
Sesak...
Tercekat aku disini
Sendiri... ya.. sendiri..
Hanya Dia yang setia menemani
Jakarta, 30042008
18.05 WIB
4/24/2008
Jam Wajib Blajar - di Kota Bekasi. APaan lagi Sih.....!!!
Koran SINDO, Senin, 14 April 2008.
BEKASI(SINDO) – Pemkot Bekasi bakal memberlakukan jam malam bagi seluruh pelajar tingkat SD–SMA.
Kebijakan ini dinilai mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad mengatakan,kebijakan memberlakukan jam malam ini dinamakan Pemberlakuan Jam Belajar di Lingkungan Keluarga.Pada saat pemberlakuanjammalam, seluruh pelajar di kota ini diwajibkan belajar di rumah masing-masing mulai pukul 19.00-21.00 WIB.
Untuk memantapkan kebijakan ini, Mochtar segera memanggil dinas terkait.â€Å“Dari hari apa hingga hari apa masih kami kaji, tapi yang jelas mereka wajib belajar pada jam yang telah ditentukan,†ujar Mochtar,kemarin. Menurut Mochtar, pemberlakuan jam belajar ini rencananya dilaksanakan pada 2 Mei mendatang, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.
â€Kebijakan ini kami akan perkuat dengan surat keputusan wali kota,â€tegasnya. Dia mengakui, pemberlakuan jam belajar ini sangat wajar dilakukan karena sebelumnya pemkot telah mengeluarkan kebijakan menggratiskan biaya pendidikan di tingkat SD,SMP dan SMA negeri.
â€Å“Kalau sekolah sudah gratis, tentunya mereka harus giat belajar sebagai timbal balik yang kami lakukan,â€katanya. Mochtar menjelaskan, bila pemberlakuan jam belajar ini telah berjalan, tidak ada alasan bagi pelajar Kota Bekasi untuk ke luar rumah.Bila ini dilanggar, mereka akan mendapatkan sanksi berat.
Salah satunya adalah memindahkanmerekake sekolah swasta jika pelajar yang bersangkutan berada di sekolah negeri.â€Å“Selain ke sekolah,kebijakan ini bakal disosialisasikan kepada camat, lurah, ketua RW dan RT,â€ucapnya. Untuk memonitoring pelaksanaan program itu,pihaknya akan mengerahkan petugas Satpol PP untuk menggelar razia di beberapa lokasi termasuk pusat perbelanjaan dan keramaian.
Ketua Komisi D DPRD Kota Bekasi Zubaidi Asnan mendukung kebijakan pemberlakuan jam wajib belajar bagi pelajar.Menurut dia, dengan kebijakan ini diharapkan membantu kualitas pendidikan di kota ini. â€Å“Kami sangat mendukung, bila perlu Wali Kota harus membuat payung hukum agar kebijakan ini berjalan efektif,â€ucapnya.
Di tempat terpisah,Pemkot Bogor tidak memiliki rencana memberlakukan jam malam terhadap pelajar. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Bambang Gunawan Suganda menegaskan,kebijakan Pemkot Bekasi menerapkan kewajiban tidak ke luar malam terhadap siswa tidak akan diikuti. â€Å“Pemkot Bogor cukup dengan menjalankan peraturan di sekolah masing-masing dan meningkatkan kesadaran siswa.†jelas Bambang. (wahab firmansyah/ haryudi)
well... kayaknya bapak-bapak pejabat kita ini lama2 emang kurang kerjaan ya.
Apa mreka nggak berempati, memikirkan jika mereka yg berada di posisi para pelajar yg dipaksa belajar pada jam-jam tertentu ini?
Yang bener aja Pak...
Udah sekolah seharian dari pagi sampe sore, PR bejibun, standar kelulusan yg tinggi dan Jakarta-sentris -> Jakarta jadi patokan, padahal diberlakukanb seluruh Indonesia (tapi berbanding terbalik dengan fasilitas yang disediakan pemerintah), ini lagi.. harus dipaksa pada jam-jam tertentu...
Pake petugas Satpol PP sgala disuruh patroli. bener2 kurang kerjaan...
Mau jadi apa bangsa ini, kalau untuk belajar saja, para pelajar harus ditodong oleh SATPOL PP ? untuk sesuatu yang HARUSnya berupa kesadaran pribadi aja harus dengan tindakan paksaan.
Orang tua yg ngasih makan aja, klo nyuruh anak nya blajar blum tentu si anak nurut. apalagi ini SATPOL PP? yang ada plajarnya nyletuk: "siapa elo, PAK?"
Jujur, saya sangat prihatin melihat anak sekolah jaman sekarang. Mereka sudah dipaksa begitu berat dan tingkat stress nya sangat tinggi untuk ukuran umur segitu. Standar yg tinggi& jika tidak terpenuhi, tak hanya rasa malu yang harus ditanggung. Tapi juga masa depan yang terhambat (kalau tidak lulus UN), hanya karena proses belajar selama bertahun-tahun... ditentunkan hanya dalam beberapa hari Ujian Nasional. Kasihan!
Belum lagi bagi yang hobi mengikuti ekstrakurikuler dan kegiatan non-akademis lainnya. Harus kita dukung. Bukankah begitu?
Jadi inget jaman dulu, saya termasuk yg punya prinsip
"Sekolah jangan sampai mengganggu kegiatan ekskul!"
Nah lo... suka2 dong.. pilihan, kan..??
4/22/2008
Ndeso- kasian yah.. ;p
From Milis SMA 1 Bekasi:
"NDESO"
oleh: Ika S. Creech
Deso (baca ndeso) itulah sebutan untuk orang yang norak, kampungan, udik, shock culture, countrified dan sejenisnya. Ketika mengalami atau merasakan sesuatu yang baru dan sangat mengagumkan, maka ia merasa takjub dan sangat senang, sehingga ingin terus menikmati dan tidak ingin lepas, kalau perlu yang lebih dari itu. Kemudian ia menganggap hanya dia atau hanya segelintir orang yang baru merasakan dan mengalaminya. Maka ia mulai atraktif, memamerkan dan sekaligus mengajak orang lain untuk turut merasakan dan menikmatinya, dengan harapan orang yang diajak juga sama terkagum-kagum sama seperti dia.
Lebih dari itu ia berharap agar orang lain juga mendukung terhadap langkah-langkah untuk menikmatinya terus-menerus. Hal ini biasa, seperti saya juga sering mengalami hal demikian, tetapi kita terus berupaya untuk terus belajar dari sejarah, pengalaman orang lain, serta belajar bagaimana caranya tidak jadi orang norak, kampungan alias deso.
Semua kampus di Jepang penuh dengan sepeda, tak terkecuali dekan atau bahkan Rektorpun ada yang naik sepeda datang ke kampus. Sementara si Pemilik perusahaan Honda tinggal di sebuah apartemen yang sederhana. Ketika beberapa pengusaha ingin memberi pinjaman kepada pemerintah
Ketika saya di Australia berkesempatan melihat sebuah acara seremoni dari jarak yang sangat dekat, dihadiri oleh pejabat setingkat menteri, saya tertarik mengamati pada mobil yang mereka pakai merk Holden baru yang paling murah untuk ukuran Australia. Yang menarik, para pengawalnya tidak terlihat karena tidak berbeda penampilannya dengan tamu-tamu, kalau tidak jeli mengamati kita tidak tahu mana pengawalnya.
Di Sidney saya berkenalan dengan seorang pelayan restoran
Satu bulan saya di Jepang tidak melihat orang pakai HP Communicator, mungkin kelemahan saya mengamati. Dan setelah saya baca koran ternyata konsumen terbesar HP communicator adalah
Sulit membedakan tingkat ekonomi seseorang baik di Jepang atau di
Sampai akhir hayatnya Rasulullah tidak membuat istana Negara dan Benteng Pertahanan (khandaq hanyalah strategi sesaat, untuk perang ahzab saja), padahal Rasulullah sudah sangat mengenal kemewahan istana raja-raja negara sekelilingnya, karena beliau punya pengalaman berdagang. Ternyata beliau tidak menjadi silau terus ikut-ikutan latah ingin seperti orang-orang. Lalu dimana aktivitas kenegaraan dilakukan? Mengingat beliau sebagai kepala negara. Jawabannya ya di masjid.
Beliau punya banyak jalan yang legal untuk bisa membangun istana. Di Mekkah nikah dengan janda kaya, di Madinah jadi kepala negara, punya hak prerogatif dalam mengatur harta rampasan perang dan ada jatah dari Allah untuk dipergunakan sekehendak beliau, belum hadiah dari raja-raja. Tetapi mengapa beliau sering kelaparan, ganjal perut dengan batu, puasa sunnah niatnya siang hari, shalat sambil duduk menahan perih perut dan seterusnya?
Ketika
Bangsa ini akan naik harga dirinya kalo utang sudah lunas, kelaparan tidak ada lagi, tidak ada pengamen dan pengemis, tidak ada lagi WTS (Wanita Tidak Sholat, di
Bayangkan ada daerah yang menganggarkan sepak bola 17 milyar sementara anggaran kesra-nya 100 juta, wiiieh!
Akhirnya penyakit norak ini menjadi wabah yang sangat mengerikan dari atas sampai bawah :
- Orang bisa antri raskin sambil pegang HP
- Pelajar bisa nunggak SPP sambil merokok
- Orang tua lupa siapkan SPP, karena terpakai untuk beli tv dan kulkas
- Orang bule mabuk krn kelebihan uang, orang kampung mabuk beli minuman patungan
- Pengemis bisa pake walkman sambil goyang kepala
- Para pengungsi bisa berjoged dalam tendanya
- Orang beli gelar akademis di ruko-ruko tanpa kuliah
- Ijazah S3 luar negeri bisa di beli sebuah rumah petakan gang sempit di Cibubur
- Kelihatannya orang sibuk ternyata masih sering keluar masuk McDonald
- Kelihatannya orang penting, ternyata sangat tahu detail dunia persepakbolaan.
- Kelihatan seperti aktivis tapi habis waktu untuk mencetin HP
- 62 tahun merdeka, lomba-lombanya masih makan kerupuk saja
- Agar rakyat tidak kelaparan maka para pejabatnya dansa dansi di acara tembang kenangan.
- Agar kampanye menang harus berani sewa bokong-bokong bahenol ngebor
- Agar masyarakat cerdas maka sajikan lagu goyang dombret dan wakuncar
- Agar bisa disebut terbuka maka harus bisa buka-bukaan
- Agar kelihatan inklusif maka hrs bisa menggandeng siapa saja, kalo perlu jin Tomang jg digandeng
Yang lebih mengerikan lagi adalah supaya kita tidak terlihat kere, maka harus bisa tampil keren. Makin kiamatlah kalo si kere tidak tahu dirinya kere.
4/18/2008
4 Tingkatan Derajat orang yang berbicara
1. DERAJAT MULIA -cirinya adalah bila berkata sarat dengan hikmah, tak sia sia, ilmu dan zikir, sehingga apapun yg dibicarakan niscaya membawa manfaat bagi siapapun yang mendengarkannya
2. DERAJAT ORANG BIASA -ciri khasnya adalah sibuk menceritakan peristiwa, heboh segala diceritakan bahkan terkadang lebih banyak bumbu penyedap berbau bohong, kata berhambur banyak tapi miskin dari arti dan makna, sayang memang banyak membuang waktu yang amat berharga tanpa membawa manfaat.
3. DERAJAT ORANG RENDAHAN -cirinya adalah sibuk mengeluh, mencela, menghina, menggerutu, komentar negative untuk apa saja, sulit didengar kebaikan dari mulutnya.. inilah ciri-ciri orang berpenyakit yang mulai kronis hatinya, akan merusak suasana dan menghancurkan amalnya sendiri serta tak disukai orang lain,
4. DERAJAT ORANG DANGKAL - cirinya adalah sibuk menceritakan dirinya sendiri, jasa baiknya, kekayaannya, kedudukannya, amal amalnya tentu maksudnya agar dirinya dihargai, dipuji dan dihormati padahal yang terjadi adalah sebaliknya.. benar benar sebaliknya, hina dina tak berharga. naudzulbillahi min dzalik !!!
by; Aa Gym series..
4/15/2008
Asma 'ul-Husna
Nama-nama Allah (asma ‘ul-husna):
Nama yang berhubungan dengan Allah ialah;
al-Wahid atau Ahad (Yang Maha Esa), al-Haqq (Yang Maha Benar), al-Quddus (Yang Maha Suci) al-Shamad (Yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya) sedang DIA sendiri tak bergantung kepada siapa pun, al-Ghani (Yang Maha-cukup sendiri) al-Awwal (Yang paling awal), al-Akhir (Yang paling akhir), al-Hayyu (Yang hidup kekal), al-Qayyum (Yang maujud sendiri).
Nama yang berhubungan dengan makhluk Allah ialah;
al-Khaliq (Yang menciptakan), al-Bari (Yang menciptakan ruh), al-Mushawwir (Yang membentuk), al-Badi’ (Yang menciptakan pertama kali).
Nama yang berhubungan dengan sifat cinta kasih Allah (selain sifat Rabb, Rahman dan Rahiim) ialah;
al-Rauf (Yang Maha kasih sayang), al-Wadud (Yang penuh cinta kasih), al-Lathif (Yang lembut hati), al-Tawwab (Yang berulang-ulang kasih sayang-Nya), al-Halim (Yang Maha penyantun), al-’Afuwwu (Yang Maha Mengampuni), al-Syakur (Yang melipat ganjaran), al-Salam (Pencipta perdamaian), al-Mu’min (Yang menganugrahkan keamanan), al-Barru (Yang dermawan), Rafi’ud-Drajat (Yang meninggikan drajat), al-Razzaq (Pemberi rezeki), al-Wahhab (Yang Maha Memberi), al-Wasi’ (Yang melimpah pemberian-Nya).
Nama yang berhubungan dengan keagungan dan kemuliaan Allah ialah;
al-’Adzim (Yang Maha agung), al-’Aziz (Yang Maha perkasa), al-’Aliyyu atau Muta’al (Yang Maha Luhur), al-Qawiyyu (Yang Maha Kuat), al-Qahhar (Yang Maha unggul, al-Jabbar (Yang memperbaiki segala sesuatu dengan kekuatanyang luar biasa), al-Mutakabbir (Yang memiliki kebesaran), al-Kabir (Yang Maha-besar), al-Karim (Yang Maha-mulia), al-Hamid (Yang Maha-terpuji), al-Majid (Yang Maha Jaya), al-Matin (Yang Maha-Kuat), azh-Zhahir (Yang menang), Dhul-Jalali wal-Ikram (Yang mempunyai keagungan dan kemuliaan).
Nama yang berhubungan dengan ilmu Allah ialah;
al-’Alim (Yang Maha Tahu), al-Hakim (Yang Maha bijaksana), as-Sami’ (Yamg Maha melihat), asy-Syahid (Yang Maha menyaksikan), ar-Raqib (Yang Maha mengawasi), al-Bathin (Yang Maha tahu segala sesuatu yang tersembunyi), al-Muhaimin (Yang menjaga semuanya).
Nama yang berhubungan dengan penguasaan Allah terhadap makhluk ialah;
al-Qadir atau Muqtadir (Yang Maha-kuasa), al-Wakil (Yang mengurus segala sesuatu), al-Waliyyu (Yang melindungi), al-Hafizh (Yang memelihara), al-Maalik (Raja), al-Malik (Yang memiliki), al-Fattah (Yang memutus perkara), al-Haasib atau al-Hasiib (Yang menghitung), al-Mutaqim atau Dhun tiqam (Yang menimpakan pembalasan), al-Muqith (Yang menguasai segala sesuatu).
Nama Allah yang di ambil dari beberapa perbuatan atau sifat Allah yang disebutkan dalam al-Qur’an ialah;
al-Qabidlu (Yang menyempitkan), al-Basithu (Yang melapangkan), al-Rafi’u (Yang meninggikan), al-Muizzu (Yang memberi kehormatan), al-Mudhillu (Yang mendatangkan kehinaan), al-Mujib (Yang mengabulkan do’a), al-Baits (Yang membangkitkan dari kubur), al-Muhsyi (Yang mencatat segala sesuatu), al-Mubdi (Yang memulai), al-Mu’id (Yang mengulangi), al-Muhyi (Yang memberi hidup), al-Mumit (Yang menyebabkan mati), Malikul-mulk (Yang memiliki kerajaan), al-Jami (Yang menghimpun) al-Mughni (Yang memperkaya), al-Mu’thi (Yang memberi), al-Mani’ (Yang menahan atau mencegah), al-Hadi (Yang memberi petunjuk), al-Baqi (Yang kekal), al-Waris (Yang mewariskan segala sesuatu).
Adapun sisa dari 99 asma’ul-husna ialah;
an-Nur (Cahaya), sebenarnya ini bukan nama Allah. Allah Ta’ala di sebut Nur dalam arti Yang memberi cahaya (QS.24:35); ash-Shabur (Yang Maha-sabar), ar-Rasyid (Yang menunjukkan), al-Muqsith (Yang tak berat sebelah), al-Wali (Yang memerintah), al-Jalil (Yang penuh kebesaran), al-’Adlu (Yang Maha adil), al-Khafidlu (Yang memelihara), al-Wajid (Yang maujud), al-Muqaddim (Yang terdahulu), al-Muakhir (Yang terakhir), adl-Diarr (Yang mendatangkan kemalangan), an-Nafi’u (Yang memberi faedah). Masih ada dua sifat Allah yang berhubungan dengan kalam (firman) dan iradah (kehendak).
dari seorang saudari seiman... thanks sist... ;)
4/02/2008
What a Life...
Sudah lama sekali rasanya ku tak akrab dengan dunia luar. Ternyata benar, menghabiskan waktu dirumah, semakin membuat otak ini tumpul dan fikiran menjadi sempit. Yah, sesempit pemikiran ku beberapa bulan ini…
Hingga tibalah hari ini..
Hari ini, kembali ku sadari carut-marutnya Indonesia-ku tersayang… ternyata keadaan di negeri ini tak mengalami perubahan yang berarti, kendati kepemimpinan silih berganti. Tak terasa dampaknya bagi kami-kami “orang biasa” ini, yang tak ikut kecipratan indahnya kebijakan yang diambil orang-orang ‘diatas’ sana.
Dari dalam bus kota (dari Jakarta menuju Bekasi), khayalku tak henti-hentinya memikirkan apa yang terjadi belakangan ini. Disaat suasana politik semakin panas seiring detik-detik akhir pemerintahan rezim saat ini. Semua berebut simpati masyarakat dengan caranya masing-masing, semua berlomba saling menjatuhkan lawan-lawannya secara ‘cantik’.
Beberapa bulan menjadi TV-junkie, mual rasanya menyaksikan betapa para elit politik semakin egois dari hari-ke hari. Pusing rasanya mengingat-ingat bahwa pada dasarnya negeri ini sangat kaya sumber daya alam… Betapa sakit hati ini, menyaksikan saudara se-bangsa di beberapa bagian negeri ini, mengantri ratusan meter, ber jam-jam, berhari-hari, demi mendapatkan maksimal dua liter minyak tanah!!! Pedih hati ini, menyaksikan aparat keamanan ‘perang’ dengan para penerus intelektual negeri ini (mahasiswa-red)… Hati ini seperti disayat-sayat, menyaksikan korban Lumpur lapindo yang semakin ‘berontak’, karena semua milik mereka ludes ditelan lumpur panas…. Kian hari, kebijakan para penguasa kian tak bersahabat dengan rakyat kecil…
Tapi di bagian lain belahan negeri ini… masih banyak orang yang sanggup bergaya dengan mobil mewah, menunjukkan prestise dengan menenteng HP canggih keluaran terbaru, banyak juga yang sanggup dan tega menggerus kekayaan negara demi keuntungan pribadi. Bahkan penegak hukum pun sudah lazim ‘dibeli’!
Jurang kesejahteraan semakin besar… hingga rasanya tak mampu lagi diatasi… Adakah secuil harapan bagi kemakmuran negeri “zamrud khatulistiwa” ini? Akankah terjadi perubahan yang kita nanti? Masih bolehkah kita berharap pada para penguasa negeri ini…???
Bekasi, 02 April 2008
3/29/2008
Akibat Suami Malas
Umar lagi asik-asiknye nonton bola depan tipi,
tau-tau bininye nyelonong:
"Bang, lampu teras putus, tolong gantiin ame yang baru dong!"
"Masang lampu ?!!!, lu kire gue PLN apah...!!!" saut Umar enteng.
Bini : "Ya udeh kalo kaga mau, benerin aje keran kamar mandi, itu tuh
aernya ampe luber-luber"
"Benerin keran ?!!!, lu kire gue PAM kali...!!!"
Bini : "Ya udeh, kalo lu pegi beli rokok ke warung, gue nitip minyak"
"Lu kagak bisa liat orang lagi enak nonton kali ye, lu kire gue
PERTAMINEEE. ..!!!" Umar sewot.
Lantaran berasa digangguin terus, Umar ngeloyor ke rumah tetangge,
balik-balik jem 2. Tapinye Umar kaget lantaran terasnye udah terang.
Terus Umar ke kamar mandi, aer udah kaga luber-luber; ke dapur jerigen
minyak juga udah full tenk.
Paginye Umar nanya ame bininye:
"Lu minta tulung ame siape...?"
Bini : "Gini bang, abis abang minggat, gue nangis di teras. Terus ade
cowok ganteng lewat nanyain gue. Gue cerite ape adenye, juga soal abang
nyang sewot. Terus die nawarin buat ngebantuin, tapi ada syaratnye."
"Ape syaratnye... ?" Umar pingin tau.
Bini : "Syaratnye bisa pilih, gue bikinin die roti atawa tidur ame die"
"Terus yg pasti elu bikinin die roti kan...?" Umar ngedesek.
Bini : "Bikinin roti ?!!! .. Lu pikir gue HOLLAND BAKERY apee...?!!!"
3/19/2008
Ta'aruf -> Poligami?
“Mau ta’aruf? Ogah! Ntar di poligami...”
Pernyataan yang menggelitik hati ini meluncur dengan polosnya dari bibir adik perempuanku satu-satunya....
Spontan, aku yang sedang mengerjakan sesuatu dengan komputerku, menghentikan sejenak pekerjaanku dan tertawa sendiri di depan komputer. Naluri ‘penulis’ ku pun mulai berjalan dan secara spontan saja ingin menanggapi pernyataan yang naif dan polos itu.
Pernyataan ini keluar dari mulutnya saat sedang ‘ngobrol ringan’ dengan mama, tentang pacaran-dan nikah.
Kenapa juga adikku bisa mengaitkan Ta’aruf dengan poligami?
Apa karena orang yang melakukan pernikahan dengan berta’aruf itu dimata adikku adalah orang yang lebih paham agama? Dikaitkan dengan, “orang yang biasanya berpoligamai justru orang yg secara kasat mata paham agama?”
Ya, setelah ku fikir-fikir (dengan fikiran awam ku tentunya...), seingat ku, sepengetahuanku, yang melakukan poligami istu memang kebanyakan orang yang identik dengan ‘orang yang mengerti agama’. Secara kasat mata, orang itu biasanya memiliki pengetahuan agama yang lebih dibandingkan orang lain. Sebut saja para ulama, yang banyak berpoligami. Rasanya bisa dihitung dengan jari, ulama yang tetap setia dengan satu istri.
Teringat obrolanku dengan mama, beberapa hari yang lalu tentang aa gym. Mama berkata :
“katanya istri muda aa gym nggak akur sama teh ninih, makanya istri mudanya dipindahkan ke Jakarta. Sayang ya, aa gym poligami. Rasanya dunia runtuh waktu dia poligami. Nggak ada lagi orang yang kata-katanya menyejukkan hati. Rasanya kita yang biasa denger ceramahnya ini, seperti dilempar kotoran manusia. Dia yang biasa menyejukkan hati dengan kata-katanya yang indah, ternyata nggak bisa jaga hati juga...”
Hyah... klo menurut aku pribadi sih, tetep sama dari dulu. Jaman gini, poligami dengan dalih ‘sunnah Rasul’ Cuma dilakukan oleh laki-laki yang nggak bisa mengendalikan hawa nafsunya...
Klo emang mo menjalankan sunnah, poligaminya ya klo istri pertama udah meninggal dong... kan Rasul juga poligami setelah bertahun-tahun Khadijah meninggal... Bukan begitu?
Sunahnya juga, yg dinikahin itu janda yang suaminya jadi korban perang, bukannya nikah sama perempuan yang jauh lebih muda dan jauh lebih cantik dari istri pertama.... btul bgitu?
Lagian, koq para suami itu tega ya mau poligami. Nggak inget apa dulu sebelum nikah tu PDKT nya susah? Dapetinnya susah? Perjuangannya untuk nikah itu berat?
Nggak inget apa susahnya membangun keluarga waktu awal-awal nikah, saat keuangan belum mapan, istri yang selalu setia mendampinginya itu gimana perjuangannya...
Nggak inget apa, perjuangan antara hidup dan mati istrinya waktu melahirkan anak mereka ke dunia ini?
Hmmhhhh anyway... Ada satu quote yang aku suka:
“Kalau saja laki-laki tahu rasanya hamil dan melahirkan, pasti mereka nggak akan selingkuh, apalagi poligami!” J
Bekasi, 18 Maret 2008
2/01/2008
Jam Piket Organ Tubuh
LAMBUNG
Jam 07.00-09.00 adalah jam piket organ lambung sedang kuat, sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Minum jus atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang berguna segera terserap tubuh
LIMPA
Jam 09.00-11.00 adalah jam piket organ limpa kuat dalam mentransportasi cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan. Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Kurangi konsumsi gula, lemak, minyak dan protein hewani
JANTUNG
Jam 11.00-13.00 adalah jam piket organ jantung kuat, harus istirahat, hindari panas dan olah fisik, ambisi dan emosi terutama pada penderita gangguan pembuluh darah
HATI
Jam 13.00-15.00 adalah jam piket organ hati lemah, bila orang tidur, darah merah berkumpul dalam organ hati dan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila fungsi hati kuat maka tubuh akan kuat untuk menangkal semua penyakit
PARU-PARU
Jam 15.00-17.00 adalah jam piket organ paru-paru lemah, diperlukan istirahat, tidur untuk proses pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru
GINJAL
Jam 17.00-19.00 adalah jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar karena terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan
LAMBUNG
Jam 19.00-21.00 adalah jam piket organ lambung lemah, sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang sulit dicerna atau lama dicerna atau lebih baik sudah berhenti makan
LIMPA
Jam 21.00-23.00 adalah jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa. Sebaiknya istirahat sambil mendengarkan musik yang menenangkan jiwa, untuk meningkatkan imunitas
JANTUNG
Jam 23.00-01.00 adalah jam piket organ jantung lemah. Sebaiknya sudah beristirahat tidur, apabila masih terus bekerja atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung
HATI
Jam 01.00-03.00 adalah jam piket organ hati kuat. Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri
PARU-PARU
Jam 03.00-05.00 adalah jam piket organ paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan limbah/racun pada organ paru-paru, apabila terjadi batuk, bersin-bersin dan berkeringat menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat
USUS BESAR
Jam 05.00-07.00 adalah jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya biasakan BAB secara teratur