7/25/2008

Bukan Pilihan Egois, Kurasa....

chatting sama sobat karib sejak jaman mahasiswa jadi anak kost:
namanya putri [call her: PUTRAY]
katanya dengan nada khas putray:
"apa sih mao lu pindah2?"

jawabanku:
"mau gw? lha, kan nyokap gw tinggal sendiri.butuh perhatian gw juga. bukan cuma butuh duit gue. he..he.. ntar juga klo udah kerja lo merasakan.betapa kapitalisnya dunia ini.
mungkin lo ga merasakan gimana rasanya jadi tulang punggung keluarga karna ortu lu masih lengkap n masih bisa diandalkan penghasilannya. klo gw, gw tinggal nyokap aja. slain gw harus bantuin keluarga masalah keuangan, nyokap gw juga butuh perhatian gue."



Kenapa?

Itulah pertanyaan yang diajukan setiap orang
yang mengetahui perihal resign ku di media ini.
Meskipun cape jelasin satu2 ke tiap orang yg nanya,
he..he... tapi...yah... ku jelaskan juga toh...

Jadi gini...
Akuwh ini anak pertama
Ibuku sendirian membesarkan 3 anaknya
Yang lucu-lucu dan menggemaskan [hik..kik...narsis mode: ON]
Alasan paling mendasar adalah...

Meskipun akuwh sudah cinta dengan dunia ini,
ternyata seiring berjalannya waktu
Ku lihat wajah ibu ku selalu murung
sedih... melihat anaknya bekerja seperti ini...
[seperti apa? yah tau sendiri lha. he..he.. ;p]

dan kusadari...
Ibuku juga butuh perhatian
Setelah susah payah peras keringat sendirian
Demi keberhasilan anak-anaknya

Maka ketika aku mendapat tawaran bekerja
di salah satu anak perusahaan BUMN,
Ku serahkan keputusan pada ibuku....
Dan dengan mantap, ibuku berkata:
"Ambil aja"

Semoga dengan keputusan ini
Ibu ku meridhoi langkahku
Semoga dengan ridho ibu ku,
Allah juga memudahkan jalanku...

Aku belum bisa membantu banyak secara materi...
Maka, ku harap aku bisa membahagiakannya dari sisi yang lain...
Ku rasa, perhatian itu sangat mahal nilainya...

Ku hanya tak mau menyesal di kemudian hari...
Ku fikir... mumpung aku masih single
Masih belum punya suami
he...he...
Puas-puasin berbakti pada ibuku...
[tanpa harus terbagi dengan yang lain]
menemaninya kapanpun ibuku mau...


Ya Rabb...
Ringankanlah langkahku...
Kuatkanlah tekadku...

Tuk dunia jurnalisme yang terlanjur kucintai...
Maafkan aku...
Mungkin jasadku saja yang pergi
Tapi percayalah, Hatiku tetap disini...




Kebayoran Lama
25 Juli 2008
21.30 Waktu KONTAN

No comments: