2/13/2009

Sedang Ingin Autis

Beberapa hari ini

Ntah mengapa aku tak antusias menghadapi curhatan teman2ku

Aku mendengar, aku menyimak, namun aku seolah 'tak peduli'

Aku autis dengan fikiranku sendiri

yang menerawang menjelajah seluruh alam bawah sadarku



Beberapa sahabat, memperhatikan

dan Bahkan bertanya : "do u have any problem? may i help u?"

But i just give them a little bit 'smile'

Ingin rasanya kutumpahkan semua keluh kesahku

Namun pikiran warasku melarang

dan mengingatkan:

"No. They can't solve your problem!"

Jadi percuma saja aku curhat-curhat atau cerita-cerita

Sia-sia saja

Hanya akan membuat hati ini semakin tersayat



Kepada para sahabat yang senantiasa percaya padaku

untuk sharing, untuk curhat, ato skedar butuh aku hanya sbagai tempat sampah

Maafkan, untuk beberapa saat ini

rasanya aku hanya ingin menikmati ke-autisan-ku saja

Sendiri....

Ya, sendiri....



Terimakasih atas tawaran bantuan atau sapaan yang menyejukkan hati

Aku sangat bahagia, masih ada orang yang mau peduli padaku [ternyata]



Ya Rabb...

Hanya Engkau tempatku mengadu

Hanya kepadaMu diri ini berpasrah



Saat semua daya dan upaya telah ku usahakan

Saat semua kesabaran, keihklasan, ku coba lakukan

Kini saatnya aku menyerahkan segalanya padaMu, Ya Rabb...



Rabbana hablana min azwajiina wa zurriyatina qurrota 'a yun'..

waj'alna lil muttaqiina imaama..

No comments: